Peningkatan Keterampilan Menyimak Peserta Didik Kelas II melalui Metode Bercerita Berbantuan Media Boneka Tangan

Peningkatan Keterampilan Menyimak Peserta Didik Kelas II melalui Metode Bercerita Berbantuan Media Boneka Tangan

Authors

  • Ester Renosari Setyaningsih
  • Atika Dwi Evitasari
  • Ratri Shinta Wardhani

Keywords:

Keterampilan Menyimak, Bahasa Indonesia, Metode Bercerita, Media Boneka Tangan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menyimak
peserta didik pada pembelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan metode
bercerita berbantuan media boneka tangan di kelas II SD Negeri Kranggan
Tahun Ajaran 2025/2026. Keterampilan menyimak merupakan kemampuan
dasar berbahasa yang penting, namun berdasarkan observasi awal masih belum
optimal karena peserta didik kurang fokus sehingga pemahaman rendah. Oleh
karena itu, diperlukan metode yang menarik dan sesuai karakteristik peserta
didik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus
dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek
penelitian adalah peserta didik kelas II. Teknik pengumpulan data
menggunakan tes keterampilan menyimak dan lembar observasi aktivitas guru,
aktivitas peserta didik, serta keterampilan menyimak. Teknik analisis data
dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Indikator keberhasilan
≥75% peserta didik mencapai nilai ≥76. Hasil menunjukkan peningkatan
keterampilan menyimak, nilai rata-rata dari observasi awal sebanyak 44%
menjadi 88 (80%) pada siklus I dan 89,25 (100%) pada siklus II, disertai
peningkatan aktivitas guru dan aktivitas belajar peserta didik. Secara kualitatif,
peserta didik menjadi lebih antusias, fokus, dan aktif dalam menyimak cerita
sehingga pembelajaran berlangsung lebih kondusif dan interaktif.

This study aims to improve students’ listening skills in Indonesian
language learning through the implementation of the storytelling method
assisted by hand puppet media in Grade II of SD Negeri Kranggan in the
2025/2026 academic year. Listening skills are a fundamental language
competence; however, based on preliminary observations, they were not yet
optimal because students lacked focus, resulting in low comprehension.
Therefore, an engaging method that is appropriate to students’ characteristics
was needed.This research employed a Classroom Action Research (CAR)
design conducted in two cycles, consisting of the stages of planning,
implementation, observation, and reflection. The participants were Grade II
students. Data were collected through listening skill tests and observation
sheets covering teacher activities, student activities, and students’ listening
skills. Data were analyzed using both quantitative and qualitative descriptive
techniques. The success indicator was achieved when at least 75% of students
obtained a score of 76 or higher. The results showed an improvement in
students’ listening skills. The average achievement increased from 44% in the
preliminary observation to 88 (80%) in Cycle I and 89.25 (100%) in Cycle II.
Improvements were also observed in teacher performance and students’
learning activities. Qualitatively, students became more enthusiastic, focused,
and actively engaged in listening to stories, resulting in a more conducive and
interactive learning environment.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdillah, T. A., Siregar, N., & Sitompul, H. (2023). Peningkatan kemampuan numerasi peserta didik

melalui pembelajaran berdiferensiasi. Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah

(JP2MS), 7(2), 247–256.

https://ejournal.unib.ac.id/JPPMS/article/download/27928/13017

Akin, F., Nurdiana, R., & Junaidi, A. (2021). Keterampilan Mendengarkan dalam Pembelajaran

Bahasa. Jakarta: Penerbit Edukasi.

Anggraini, H., & Susanti, D. (2025). Pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan membaca anak

dengan media gambar. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 8(2), 123–134.

https://www.e-journal.my.id/jsgp/article/view/5648

Azmi, S. R. M. (2019). Peningkatan Keterampilan Berbicara Menggunakan Metode Bercerita Peserta

didik Kelas V Sekolah Dasar. Journal of Science and Social Research, 2(1), 7-11.

https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=6tnFqV4AAAAJ&

citation_for_view=6tnFqV4AAAAJ:dhFuZR0502QC

Chaer, A. (2014). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Damayanti, E., Patiung, D., & Rusdi, M. (2021). Peran metode bercerita terhadap perkembangan

bahasa anak usia dini. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Anak, 1(1), 75–83.

https://www.academia.edu/download/92064843/pdf.pdf

Dwinata, W. A., Muktadir, A., & Winarni, E. W. (2025). Pengaruh media boneka tangan dalam

pembelajaran terhadap motivasi dan keterampilan bercerita peserta didik kelas II SDIT Darul

Ilmi Bengkulu Utara. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 4(1), 147–155.

https://ejournal.unib.ac.id/kapedas/article/view/40919

Fathurahman. (2023). Meningkatkan Kemampuan Menyimak Siswa SD melalui Metode Bercerita

Berbantuan Alat Peraga. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(2), 45–56.

https://p3i.my.id/index.php/refleksi/article/view/279/270

Henry Guntur Tarigan, Menyimak Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa, (Bandung: 3, UU No. 20

Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2003, Nomor 78. Jakarta: Sekretariat Negara.

Hosnan, M. (2016). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor:

Ghalia Indonesia.

Kartikasari, G. (2025). Peran storytelling pada kemampuan berbicara anak usia dini. Jurnal Pendidikan

Islam Anak Usia Dini, 3(1), 45–56.

https://journal.stitmubo.ac.id/index.php/thufail/article/view/126

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020, 24 Maret). UN 2020

dibatalkan, ini syarat kelulusan siswa.

https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2020/03/un-2020-dibatalkan-ini-syarat-kelulusan-

siswa

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2018). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri

Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi

Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

https://drive.google.com/file/d/1utcbtaHw84ImLZKc85kxORS-9YeptmWZ/view

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). (2022). Laporan

Hasil Asesmen Nasional Tahun 2022. Pusat Asesmen Pendidikan.

https://pusmendik.kemdikbud.go.id

Lubis, R. R. (2021). Kajian literatur tentang kemampuan menyimak siswa dengan menggunakan

metode cerita di kelas rendah. Jurnal Sintaksis, 9(3), 101–109.

https://jurnal.stkipalmaksum.ac.id/index.php/Sintaksis/article/download/220/221

Musfiroh, T. (2019). Bercerita untuk Anak Usia Dini. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Ningsih, S., & Handayani, R. (2022). Pengaruh metode bercerita terhadap keterampilan menyimak dan

berbicara peserta didik sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(2),

–112.

Nurjanah, S. (2019). Strategi meningkatkan keterampilan menyimak siswa sekolah dasar. Jakarta: PT.

Pendidikan Nusantara.

https://www.researchgate.net/publication/337182412_penerapan_metode_bercerita_dengan_b

oneka_tangan_dalam_meningkatkan_keterampilan_menyimak_dongeng_siswa_kelas_ii_sd_n

egeri_51_pekanbaru

Nurjannah, W. (2019). Penerapan Metode Bercerita dengan Boneka Tangan dalam Meningkatkan

Keterampilan Menyimak Dongeng Peserta didik Kelas II SD Negeri 51 Pekanbaru. Jurnal

PAJAR (Pendidikan Dan Pengajaran), 3(5),

13faf4e58b72d142e9ae176362cc71cbbd37.pdf

Nursalim I, et al., (Februari 2024). Tampil Berbahasa 4M1B. Jawa Tengah: Eureka Media Aksara.

https://repository.penerbiteureka.com/media/publications/567712-terampil-berbahasa-4m1b-

bbced439.pdf

Pakpahan, S. H., & Butar-Butar, M. L. E. F. B. (2025). Pengaruh metode bercerita terhadap

peningkatan keterampilan berbicara anak usia 5–6 tahun di TK GKPI Tarutung Kota. Jurnal

Pendidikan PEDIAQU, 7(1), 88–99.

https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/2097

Rahman, R. (2020). Penggunaan media boneka tangan dalam pembelajaran di kelas dasar. Jurnal

Inovasi Pembelajaran, 5(2), 45-58.

Downloads

Published

2026-07-17

How to Cite

Peningkatan Keterampilan Menyimak Peserta Didik Kelas II melalui Metode Bercerita Berbantuan Media Boneka Tangan: Peningkatan Keterampilan Menyimak Peserta Didik Kelas II melalui Metode Bercerita Berbantuan Media Boneka Tangan. (2026). DIKDASTIKA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ke-SD-an, 14(1). https://journal.ipw.ac.id/index.php/dikdastika/article/view/358

Similar Articles

21-30 of 90

You may also start an advanced similarity search for this article.