LAYANAN KONSELING INDIVIDU DENGAN PENDEKATAN REALITA UNTUK MENGATASI RENDAHNYA SIKAP SOSIAL SISWA KELAS XI SMK MUHAMMADIYAH 2 WATES KABUPATEN KULON PROGO TAHUN AJARAN 2024/2025
LAYANAN KONSELING INDIVIDU DENGAN PENDEKATAN REALITA UNTUK MENGATASI RENDAHNYA SIKAP SOSIAL SISWA KELAS XI SMK MUHAMMADIYAH 2 WATES KABUPATEN KULON PROGO TAHUN AJARAN 2024/2025
Keywords:
Konseling Individu, Pendekatan Realita, Siswa SMKAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan layanan
konseling individu dengan pendekatan realita dalam mengatasi rendahnya
sikap sosial siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 2 Wates Kabupaten Kulon
Progo Tahun Ajaran 2024/2025. Subjek penelitian adalah dua siswa kelas XI,
guru BK, dan wali kelas. Metode yang digunakan adalah mixed methods,
yaitu kombinasi pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data
dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data
menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pelaksanaan konseling individu dengan pendekatan realita melalui
tujuh tahapan : keterlibatan, fokus pada perilaku sekarang, menilai diri sendiri,
merencanakan tindakan yang bertanggung jawab, membuat komitmen, tidak
menerima alasan, dan tindak lanjut. Mampu menurunkan perilaku rendahnya
sikap sosial pada kedua siswa. Keenam indikator masalah, yaitu: egois,
rendahnya rasa kerja sama, rendahnya toleransi, kebiasaan berbohong,
rendahnya sikap disiplin, dan rendahnya sopan santun mengalami perbaikan
yang signifikan setelah intervensi konseling dilakukan.
This study aims to describe the implementation of individual counseling
services using the reality approach to address low social attitudes among
Class XI students at SMK Muhammadiyah 2 Wates, Kulon Progo Regency, in
the 2024/2025 academic year. The research subjects were two Class XI
students, the school counselor, and the homeroom teacher. A mixed methods
approach combining qualitative and quantitative methods was employed.
Data were collected through observation, interviews, and documentation, then
analyzed using the Miles and Huberman model encompassing data reduction,
data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that
individual counseling through the reality approach spanning seven stages:
involvement, focus on current behavior, self-evaluation, responsible action
planning, commitment-making, refusal of excuses, and follow-up. Significantly
reduced the six identified social attitude problems: egocentrism, low
cooperative spirit, low tolerance, habitual dishonesty, low discipline, and low
courtesy. Both students demonstrated positive behavioral change following
the counseling interventions.
Downloads
References
Anita. (2020). Efektivitas Konseling Realita dalam Mengurangi Perilaku Menyimpang Siswa. Jurnal
Bimbingan dan Konseling, 5(2), 112–120.
Corey, G. (2010). Teori dan Praktek Konseling dan Psikoterapi. Bandung: Refika Aditama.
Corey, G. (2013). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (9th ed.). Belmont:
Brooks/Cole.
Gibson, R. L., & Mitchell, M. H. (2008). Introduction to Counseling and Guidance. New Jersey:
Pearson Education.
Gunarsa, S. D. (2009). Konseling dan Psikoterapi. Jakarta: Gunung Mulia.
Karyawati, E. (2020). Penerapan Konseling Individual dengan Pendekatan Realita untuk Meningkatkan
Sikap Sosial dan Kematangan Emosi Siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling.
Lubis, N. L. (2011). Memahami Dasar-dasar Konseling dalam Teori dan Praktik. Jakarta: Kencana.
Moleong, L. J. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mulyani. (2022). Pendekatan Realita untuk Meningkatkan Penyesuaian Sosial Peserta Didik di Sekolah.
Jurnal Kependidikan, 6(2), 88–96.
Prayitno. (2015). Dasar Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.
Rifa’ida, D. (2013). Pengembangan Sikap Sosial Siswa Menggunakan Pendekatan Pakem pada
Pembelajaran IPS Kelas V B SD Mengiran, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul. Skripsi.
Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Sherif, M., & Sherif, C. W. (1956). An Outline of Social Psychology. New York: Harper & Row.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukarman. (2019). Efektivitas Konseling Realita dalam Mengembangkan Disiplin dan Tanggung Jawab
Pribadi Siswa di Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suprihyatin. (2023). Layanan Konseling Individu dalam Membantu Perkembangan Sikap Sosial Siswa.
Jurnal Pendidikan dan Konseling, 8(1), 67–75.
Tohirin. (2007). Bimbingan Konseling di Sekolah dan Madrasah. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Walgito, B. (2010). Psikologi Sosial. Yogyakarta: Andi Offset.
Willis, S. S. (2011). Konseling Individual Teori dan Praktik. Bandung: Alfabeta
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Espriayu Ernasari¹, Nanik Suprihyatin, Dri Atmaka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





