Hubungan Persepsi Layanan Bimbingan Belajar dan Tingkat Kemandirian Belajar Dengan Motivasi Belajar Pada Siswa Kelas XI

Hubungan Persepsi Layanan Bimbingan Belajar dan Tingkat Kemandirian Belajar Dengan Motivasi Belajar Pada Siswa Kelas XI

Authors

  • Rengki Dia
  • Wagiman
  • Nur Sya’ban Ratri Dwi Mulyani

Keywords:

Persepsi Layanan Bimbingan Belajar, Kemandirian Belajar dan Motivasi Belajar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi
layanan bimbingan belajar dan kemandirian belajar dengan motivasi belajar
siswa kelas XI SMA Negeri 2 Wates Kulon Progo Tahun Pelajaran
2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel
sebanyak 65 siswa dari populasi 160 siswa. Teknik analisis data menggunakan
korelasi product moment dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi layanan
bimbingan belajar dengan motivasi belajar siswa, ditunjukkan oleh nilai r =
0,260 > r tabel 0,244. Selain itu, terdapat hubungan positif dan signifikan
antara kemandirian belajar dengan motivasi belajar siswa dengan nilai r =
0,637 > r tabel 0,244. Secara bersama-sama, persepsi layanan bimbingan
belajar dan kemandirian belajar memiliki hubungan signifikan dengan
motivasi belajar siswa dengan nilai R sebesar 0,687 dan kontribusi sebesar
47,3%. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan layanan bimbingan
belajar dan kemandirian belajar dapat mendukung motivasi belajar siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, A. D., Rahmawati, E., Evitasari, A. D., Utaminingtyas, S., & Musyadad, F. (2022).

Pendampingan Motivasi Belajar Melalui Media Genial Pasca Pandemi Covid Pada Siswa

SMK Muhammadiyah 2 Wates. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(4),

-901.

stuti, R. (2018). Pengaruh layanan bimbingan belajar dan kemandirian belajar terhadap motivasi

belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(2), 112–120.

Lailatul Maufiroh, D. (2015). Pengaruh layanan bimbingan belajar terhadap motivasi belajar siswa di

SMAN 10 Pontianak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(3), 45–53.

Prayitno. (2004). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). New York, NY: Pearson

Education.

Sardiman. (2012). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.

Suhendri, H. (2020). Kemandirian belajar dan implikasinya terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal

Ilmiah Kependidikan, 7(2), 88–96.

Sumarmo, U. (2004). Kemandirian belajar: Apa, mengapa, dan bagaimana dikembangkan pada peserta

didik. Jurnal Pendidikan Matematika, 1(2), 99–117.

Winkel, W. S. (2025). Psikologi pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.

Yulianti, N. (2019). Hubungan self-regulated learning dengan motivasi belajar siswa sekolah

menengah atas. Jurnal Pendidikan Humaniora, 8(1), 55–63.

Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner: An overview. Theory Into Practice,

(2), 64–70.

Downloads

Published

2026-07-17

How to Cite

Hubungan Persepsi Layanan Bimbingan Belajar dan Tingkat Kemandirian Belajar Dengan Motivasi Belajar Pada Siswa Kelas XI: Hubungan Persepsi Layanan Bimbingan Belajar dan Tingkat Kemandirian Belajar Dengan Motivasi Belajar Pada Siswa Kelas XI. (2026). AKADEMIKA : Jurnal Ilmiah Kependidikan, 27(1). https://journal.ipw.ac.id/index.php/akademika/article/view/354

Similar Articles

1-10 of 101

You may also start an advanced similarity search for this article.