UPAYA GURU BIMBINGAN KONSELING MELALUI LAYANAN INFORMASI UNTUK MENCEGAH PERGAULAN BEBAS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Authors

  • Rika Andriyani
  • Dra. Wahyu Murti Utami, M.Pd
  • Dra. Nanik Suprihyatin, M.Pd

Keywords:

Layanan informasi, Guru Bimbingan dan Konseling, Pergaulan bebas, Siswa SMP

Abstract

Pergaulan bebas merupakan salah satu permasalahan yang banyak dialami oleh
remaja, khususnya siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang dapat
berdampak negatif terhadap perkembangan diri, prestasi belajar, hingga masa
depan siswa. Fenomena ini dipicu oleh berbagai faktor, seperti kurangnya
pengetahuan tentang bahaya pergaulan bebas, pengaruh media, lemahnya
pengawasan orang tua, serta kurang optimalnya layanan bimbingan di sekolah.
Salah satu layanan yang di gunakan guru BK dalam mencegah pergaulan bebas
yaitu menggunakan layanan informasi. Layanan informasi memiliki peranan
penting dalam memberikan pemahaman kepada siswa tentang bahaya pergaulan
bebas, serta membekali mereka dengan pengetahuan yang mendukung
pengambilan keputusan positif. Upaya guru BK dilakukan melalui beberapa
langkah, yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, analisis hasil, tindak
lanjut, dan pelaporan. Layanan disampaikan melalui berbagai teknik seperti
ceramah, diskusi kelompok, media audio-visual, serta bimbingan klasikal. Dapat
disimpulkan bahwa upaya guru bimbingan konseling melalui layanan informasi
adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang bahaya pergaulan
bebas, serta memberikan alternatif perilaku yang positif. Layanan informasi ini
bisa dilakukan melalui bimbingan kelompok, ceramah, diskusi, atau materi-materi
yang relevan. Guru BK sebagai fasilitator memberikan informasi seputar bahaya
seks bebas, narkoba, minuman beralkohol, dan pergaulan yang menyimpang
lainnya yang rentan terjadi di masa remaja. Melalui pendekatan yang tepat dan
berkelanjutan, diharapkan siswa memiliki kesadaran diri untuk menjauhi perilaku
menyimpang dan menjalani kehidupan yang sesuai dengan norma sosial, agama,
dan hukum yang berlaku.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amin, S. M. (2010).

Bimbingan Konseling Islam. Jakarta: Amzah.

Amti, E., & Prayitno. (2015). Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: PT Rineka

Cipta.

Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta. (2024, 26 Juli). Dinkes DIY selenggarakan

sosialisasi HIV/AIDS pada remaja. Diakses 15 Mei 2025 dari Dinas Kesehatan DIY:

Dinkes DIY selenggarakan sosialisasi HIV/AIDS pada remaja.

Hamzah, M. (2015). Pendidikan moral dan karakter. Jakarta: Bumi Aksara.

Lubis, N. L. (2014).

Memahami dasar-dasar konseling dalam teori dan praktik. Jakarta:

Kencana Prenada Media Group.

Mu’awanah, E., dkk. (2009). Bimbingan dan konseling. Jakarta: Universitas Terbuka.

Nadirah, S. (2017). Peranan pendidikan dalam menghindari pergaulan bebas anak usia

remaja. Musawa: Journal for Gender Studies, 9(2), 309–351

Nurjannah. (2012).

Remaja dan pergaulan bebas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Tohirin. (2007).

Bimbingan dan konseling di sekolah dan madrasah: Berbasis integrasi.

Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Tohirin. (2008). Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah: Berbasis Integrasi (Edisi

ke‑2). Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Downloads

Published

2026-02-04

How to Cite

UPAYA GURU BIMBINGAN KONSELING MELALUI LAYANAN INFORMASI UNTUK MENCEGAH PERGAULAN BEBAS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. (2026). AKADEMIKA : Jurnal Ilmiah Kependidikan, 26(1). https://journal.ipw.ac.id/index.php/akademika/article/view/270

Similar Articles

1-10 of 101

You may also start an advanced similarity search for this article.