LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPRSONAL KELAS X SMK MUHAMMADIYAH 1 WATES KULON PROGO TAHUN PELAJARAN 2024/2025
Keywords:
Bimbingan Kelompok, Model Pembelajaran Inquiry Training, Komunikasi InterpersonalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui layanan bimbingan kelompok dengan
model pembelajaran inquiry training untuk meningkatkan keterampilan
komunikasi interpersonal kelas X SMK Muhammadiyah 1 Wates Tahun Pelajaran
2024/2025. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang
dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 1 Wates Kulon Progo. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang bejumlah 101 siswa dan sampel
dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X PM yang berjumlah 24 siswa.
Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive
sampling. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dan angket.
Dalam menghitung prosentase hasil angket dalam penelitian ini menggunakan
rumus R=B/Nx100%. Analisis data terdiri dari data kuantitatif. Data kuantitatif
dianalisis berdasarkan tahapan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok yaitu
tahap pembentukan, peralihan, kegiatan, dan pengakhiran. Data kuantitatif
diperoleh berupa angka yang dianalisis menggunakan prosentase nilai angket
komunikasi interpersonal yang diperoleh peserta didik sebelum layanan dan
setelah dilaksanakan layanan. Berdasarkan pembahasan penelitian dapat
disimpulkan bahwa pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan model
pembelajaran inquiry training dilaksanakan melalui 2 siklus. Setiap 1 siklus terdiri
atas 2 pertemuan. Tahap pelaksanaan bimbingan kelompok melalui tahap
pembentukan, peralihan,kegiatan dan pengakhiran. Hasil pelaksanaan bimbingan
kelompok terjadi peningkatan sebesar 1,73% dari siklus I tindakan I
menghasilkan nilai rata-rata 72,78% menjadi 74,5% pada tindakan II. Dalam
siklus II terjadi peningkatan kembali sebesar 4,03% pada siklus II tindakan I
dengan rata-rata 76,04% setelah dilaksanakan dengan tindakan II meningkat
menjadi 80,07%. Disarankan bagi guru BK SMK Muhammadiyah 1 Wates
memberikan bimbingan kelompok kepada peserta didiknya agar komunikasi
interpersonal peserta didik dapat optimal. Bagi peserta didik hendaknya selalu
aktif dalam mengikuti kegiatan bimbingan kelompok.
Downloads
References
Hamzah B Uno. (2010).
Model Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Margono. (2004).
Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta
Mohamad Surya. (2003).
Psikologi Konseling. Bandung: Pustaka Bani Quraisy
Mungin Eddy Wibowo. (2005).
Konseling Kelompok Perkembangan. Surabaya: Unesa
University Press
Onong Uchjana Effendy. (2000).
Ilmu Komunikasi dan Praktek. Bandung: PT Remaja
Roesdakarya
Rusman. (2011).
Model-Model Pembelajaran. Jakarata: Raja Grafindo Persada
Suharsimi Arikunto. (2010).
Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka
Cipta
Tohirin. (2007).
Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah (Berbasis Integrasi).
Jakarta: Raja Grafindo Persada
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Freda Nur Ratnasari, Dra. Wahyu Murti Utami, M.Pd, Drs. Dri Atmaka, M.Pd

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





